Kamis, 12 Desember 2013

FIQIH



Fiqih Islam
Pengertian Fiqih
Fiqih menurut bahasa berarti ‘paham’, seperti dalam firman Allah:
“Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?” (QS. An Nisa: 78)
dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Sesungguhnya panjangnya shalat dan pendeknya khutbah seseorang, merupakan tanda akan kepahamannya.” (Muslim no. 1437, Ahmad no. 17598, Daarimi no. 1511)

DISIPLIN ILMU DALAM ISLAM

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar belakang
            Iptek atau Ilmu Pengetahuan dan Teknolgi, merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita lepaskan dalam kehidupan kita. Kita membutuhkan ilmu karena pada dasarnya manusia mempunyai suatu anugerah terbesar yang diberikan Allah SWT hanya kepada kita, manusia, tidak untuk makhluk yang lain, yaitu sebuah akal pikiran. Dengan akal pikiran tersebutlah, kita selalu akan berinteraksi dengan ilmu. Akal yang baik dan benar, akan terisi dengan ilmu-ilmu yang baik pula. Sedangkan teknologi, dapat kita gunakan sebagai sarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu sendiri. Namun, dalam mempelajari dan mengaplikasikan iptek itu sendiri, harus memperhatikan beberapa hal yang penting.

AKHLAK

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Ajaran Islam adalah ajaran yang bersumber pada wahyu Allah, Al-Qur’an dalam penjabarannya, dan terdapat pada hadis Nabi Muhammad SAW.Masalah akhlak dalam Islam mendapat perhatian yang sangat besar.Akhlak meliputi jangkauan yang sangat luas dalam segala aspek kehidupan.Akhlak merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari aspek-aspek kehidupan manusia.Manusia yang berkedudukan sebagai khalifah di muka bumi ini harus mngerti ilmu akhlak.Pada dasarnya setiap manusia harus mengerti tentang pemahaman akhlak ini, karena dengan akhlak ini kita dapat memperkuat iman.

PERAN RUKUN ISLAM DAN RUKUN IMAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN



PEMBAHASAN


A.      RUKUN IMAN

1.         Pengertian rukun iman
Rukun iman adalah kepercayaan dalam diri. Iman berarti membenarkan Allah dan membenarkan Nabi Muhammad SAW , malaikat-malaikat, kitab kitab, hari kiamat dan juga qadha’ dan qadharNya. Ia merangkumi semua aspek kepercayaan dan kenyakinan adalah mu’min dan mu’minah. Kenyakinan itu adalah penting untuk menanamkan dalam jiwa, bukan sahaja dalam jiwa tapi juga dalam mengenali marifatullah.

PENGERTIAN AGAMA/ISLAM, SENDI-SENDI AGAMA, DAN RUANG LINGKUPNYA




PEMBAHASAN
1.      Pengertian
a.       Definisi Agama
Agama islam dalam bahasa arab adalah dinul islam. Kata dinul islam tersusun dari dua kata din dan islam. Kata din berasal  dari kata dana – yadinu yang berarti: adat istiadat, undang-undang, taat, patuh, pembalasan, mengesakan Tuhan, perhitungan, hari kiamat, nasehat, dan agama. Menurut Muhammad Rasyid Ridla kata din dalam Qs, Ali imron, 3:19, berarti pembalasan, sedangkan taat dan tanduk itu adalah yang menjadi sebab adanya pembalasan. Para ulama berkata bahwa apa saja yang dibebenkan kepada Allah kepada hambanya dinamakan syariat, dipandang dari ketentuan dan keterangannya; dinamakan ad-din dipandang dari ketundukan dan kesetiaan hamba yang mengikutinya; dan dinamakan millah dipandang dari bahan atau tugas yang dibebankan kepada manusia.